MANUSIA DAN KEINDAHAN



Manusia dan keindahan.

Pada hakekat nya hal ini adalah sebuah hubungan /keterkaitan manusia sebagai makhluk dan sebuah nilai seni atau keindahan.
Hakekat dari Keindahan
Keindahan adalah susunan kualitas atau pokok tertentu yang terdapat pada suatu hal kulitas yang paling disebut adalah kesatuan (unity) keselarasan (harmony) kesetangkupan (symmetry) keseimbangan (balance) dan pertentangan (contrast).
Herbet Read merumuskan bahwa keindahan adalah kesatuan dan hubungan-hubungan bentuk yang terdapat diantara pencerapan-pencerapan indrawi manusia. Filsuf abad pertengahan Thomas Amuinos mengatakan bahwa keindahan adalah sesuatu yang menyenangkan bilamana dilihat.

Menurut luasnya pengertian keindahan dibedakan menjadi 3, yaitu :
1. Keindahan dalam arti luas, menurut Aristoteles keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan
2. Keindahan dalam arti estetik murni, yaitu pengalaman estetik seseorang dalam hubungan dengan segala sesuatu yang diserapnya.
3. Keindahan dalam arti terbatas, yaitu yang menyangkut benda-benda yang dapat diserap dengan penglihatan yakni berupa keindahan bentuk dan warna

Keindahan identik dengan kebenaran, keindahan adalah kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah yang tidak mengandung kebenaran tidak indah.

Ada 2 nilai yang penting dalam Keindahan :
1. Nilai ekstrinsik yakni nilai yang sifatnya sebagai alat atau membantu untuk sesuatu hal. Contohnya tarian yang disebut halus dan kasar.
2. Nilai intrinsik yakni sifat baik yang terkandung di dalam atau apa yang merupakan tujuan dari sifat baik tersebut.
Keindahan tersebut pada dasarnya adalah almiah. Alam itu ciptaan Tuhan. Alamiah itu adalah wajar tidak berlebihan dan tidak kurang. Konsep keindahan itu sendiri sangatlah abstrak ia identik dengan kebenaran. Batas keindahan akan behenti pada pada sesuatu yang indah dan bukan pada keindahan itu sendiri. Keindahan mempunyai daya tarik yang  selalu bertambah,  sedangkan yang tidak ada unsur keindahanya tidak mempunyai daya tarik. Orang yang mempunyai konsep keindahan adalah orang yang mampu berimajinasi, rajin dan kreatif dalam menghubungkan benda satu dengan yang lainya. Dengan kata lain imajinasi merupakan proses menghubungkan suatu benda dengan benda lain sebagai objek imajinasi. Demikian pula kata indah diterapkan untuk persatuan orang-orang yang beriman, para nabi, orang yang menghargai kebenaran dalam agama, kata dan perbuatan serta orang –orang yang saleh merupakan persahabatan yang paling indah.
Jadi keindahan mempunyai dimensi interaksi yang sangat luas baik hubungan manusia dengan benda, manusia dengan manusia, manusia dengan Tuhan, dan bagi orang itu sendiri yang melakukan interaksi.
Pengungkapan keindahan dalam karya seni didasari oleh motivasi tertentu dan dengan tujuan tertentu pula. Motivasi itu dapat berupa pengalaman atau kenyataan mengenai penderitaan hidup manusia, mengenai kemerosotan moral, mengenai perubahan nilai-nilai dalam masyarakat, mengenai keagungan Tuhan, dan banyak lagi lainnya. Tujuannya tentu saja dilihat dari segi nilai kehidupan manusia, martabat manusia, kegunaan bagi manusia secara kodrati.
Ada beberapa alasan mengapa manusia menciptakan keindahan, yaitu sebagai berikut:
1)      Tata nilai yang telah usang
2)      Kemerosotan Zaman
3)      Penderitaan Manusia
4)      Keagungan Tuhan

Dan untuk menurut pribadi saya,keindahan dalam bentuk estetika yang paling indah adalah AURORA
Aurora adalah suatu fenomena pancaran cahaya yang menyala-nyala pada lapisan ionosfer dari sebuah planet sebagai akibat adanya interaksi antara medan magnetik yang dimiliki planet tersebut dengan partikel bermuatan yang dipancarkan oleh matahari (angin matahari).
Proses terjadinya aurora
Aurora adalah cahaya yang tercipta di udara yang disebabkan oleh atom-atom dan molekul yang bertumbukan dengan partikel yang bermuatan, terutama elektron dan proton yang berasal dari matahari. Partikel-partikel itu terlempar dari matahari dengan kecepatan lebih dari 500 mil/detik dan terhisap oleh medan magnet bumi di sekitar kutub Utara dan kutub Selatan. Warna-warna yang dihasilkan disebabkan oleh benturan partikel dan molekul atau atom yang berbeda. Seperti misalnya, aurora warna hijau terbentuk oleh benturan partikel elektron dengan molekul nitrogen. Aurora warna merah terjadi akibat benturan antara partikel elektron dan atom oksigen. Bagian yang penting dari mekanisme aurora ialah angin matahari. Angin matahari yaitu sebuah aliran partikel yang keluar dari matahari. Angin matahari menggerakkan sebagian atau sejumlah besar listrik di atmosfer (Sabuk Van Allen). Energi tersebut akan mempercepat partikel ke atmosfer bagian atas, lalu akan bertabrakkan dengan berbagai gas. Sehingga hasilnya adalah warna-warna bergerak-gerak di angkasa. Proses terjadinya aurora ini menimbulkan cahaya yang berwarna, merupakan hasil dari partikel dan atom berbeda yang mengalami benturan.



pemandanga aurora
Inilah beberapa jenis aurora
Aurora Australis adala jenis aurora yang hanya terlihat di kutub selatan, sehingga sering sekali disebut dengan cahaya selatan. Aurora jenis ini terlihat di tempat-tempat yang tinggi, tapi jika dilihat dari kejauhan akan tampak seperti berada di garis cakrawala. Cahaya aurora ini biasanya berwana hijau, terkadang berwarna kemerahan atau merah pudar seolah-olah matahari sedang terbit. Aurora yang indah ini dapat dilihat dari beberapa tempat, khususnya bagian di selatan bumi. Wilayah yang dapat menikmati Aurora jenis ini seperti di tempat Antartika, Amerika Selatan, Australia, New Zealand.
Aurora Borealis adalah jenis aurora yang sering disebut dengan cahaya utara. Nama Borealis sendiri berasal dari kata Boreas yang merupakan dari bahasa Yunani untuk angin utara. Secara keseluruhan, aurora ini hampir tidak ada bedanya dengan Aurora Australis. Perbedaannya hanya terletak pada lokasi terjadinya saja.
Sumber :
http://www.pengertianku.net/2015/03/inilah-pengertian-aurora-dan-proses-terjadinya.html

Komentar