KERJASAMA DALAM TIM


Nama: Julius Leonardo
Kelas : 4IA07
NPM : 53415631
“Kerjasama Dalam Tim”
pada penulisan kali ini saya akan menceritakan tentang pengalaman pribadi saya dalam hal kerjasama team. Kerjasama team berarti dimana ada sekelompok orang yang melakukan suatu pekerjaan yang akan diselesaikan secara bersama sama untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Saya akan menceritakan tentang pengalaman saya dalam sebuah kelompok dalam perakitan komputar dari CPU sampai komputer dapat beroperasi semasa saya masih SMA.
Pada mulanya kelompok dibagi masing masing terdapat lima orang anggota di dalam kelompok tersebut. Pembuatan kelompok dimaksudkan agar masing masing anggota memiliki tugas masing masing dalam pengerjaan proyek yang diberikan sehingga waktu pengerjaan dapat lebih cepat jika dibandingkan dengan sendiri. Contoh tugas yang didapat masing masing anggota adalah pemasangan motherboard sebagai tempat utama dari komponen lain, pemasangan hardware yang dibutuhkan, pemasangan kabel, kemudian yang terakhir adalah finishing seperti pembersihan kotoran yang terdapat pada CPU ataupun menginstall sistem operasi yang dibutuhkan oleh perangkat tersebut.
Pengerjaan dimulai dengan mengambil perangkat-perangkat yang diperlukan untuk merakit CPU serta alat alat bantu yang digunakan seperti obeng, tang , senter , dan lainnya. Pemasangan pertama yang dilakukan adalah dengan memasukan motherboard ke braket yang sudah disediakan di dalam kerangka CPU. Kerjasama tim diperlukan dalam memasang perangkat utama ini. Harus ada yang memasang motherboard ke tempat yang sudah disediakan dan ada yang harus memegangi senter agar pemasangan tidak salah tempat dan dapat terlihat dengan jelas. Sementara itu harus ada satu orang lagi yang merapihkan kabel agar tidak kusut di belakang motherboard.
Pengerjaan selanjutnya adalah memasang perangkat lain seperti harddisk, processor , vga, dan perangkat lainnya yang dibutuhkan oleh CPU tersebut. Pemasangan yang pertama dilakukan adalah pada processor. Pemasangan processor dibutuhkan ketelitian dan lumayan sulit dilakukan, sehingga dibutuhkan seseorang dari anggota kelompok yang lebih teliti dalam pemasangan komponen tersebut. Dan saya sendiri yang terpilih dalam masalah pemasangan processor tersebut. Saya berusaha sebaik mungkin dalam pemasangan komponen tersebut agar kelompok saya pun tidak menjadi kerepotan atau terjadi kesalahan yang dapat merugikan tim.
Yang selanjutnya dilakukan adalah pemasangan komponen harddisk, RAM , dan VGA. Pemasangan komponen-komponen tersebut pun dilakukan oleh anggota kelompok lain secara bergantian. Pemasangan pertama dilakukan oleh rekan kelompok saya yang bernama arif. Ia dipilih karena ia dianggap lebih berpengalaman dalam memasang komponen tersebut. Sama seperti yang lain juga, arif berusaha untuk melakukan pemasangan secara teliti agar pemasangan komponen tersebut dapat baik dan tidak terdapat cacat yang dapat merugikan kelompoknya. Hal ini harus dimiliki oleh setiap anggota kelompok sehingga dapat tercipta kelompok yang dapat membangun satu sama lain. Ketika arif memasang komponen tersebt, ia membutuhkan bantuan anggota kelompok yang lain untuk memegangi senter dan mengarahkan ke arah tempat pemasangan komponen tersebut. Jadi anggota yang lain pun siap membantu dia walau hanya dengan memegang senter. Karena sekecil apapun pekerjaan yang kita buat dapat sangat membantu pekerjaan di dalam tim.
Pemasangan selanjutnya adalah pada komponen VGA. Pemasangan komponen ini dilakukan oleh anggota yang lainnya. Tidak semua pemasangan komponen berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Contohnya seperti pemasangan VGA ini terjadi sebuah masalah, dimana ketika pemasangan dilakukan secara terbalik sehingga merusak salah satu port VGA pada motherboard. Rekan tim yang memasang komponen tersebut pun panik karena merasa telah membuat kesalahan fatal yang dapat merugikan anggota kelompok yang lain nya. Disini peran dari kerjasama tim juga sangat diperlukan, anggota tim yang lain bersama sama mencari solusi bersama. Sehingga keputusan akhirnya di temukan, yaitu dengan memindahkan VGA tersebut ke slot satunya sehingga masalah tersebut terselesaikan. Kemudian pemasangan pun telah dilanjutkan dengan bagian bagian kecil sebagai tahap penyelesaian perakitan.
Setelah tahap terakhir pemasangan selesai dilakukan, tahap selanjutnya adalah memasang sistem operasi. Pemasangan dilakukan kembali oleh arif karena dia juga lebih berpengalaman dalam hal tersebut. Setelah pemasangan sistem operasi selesai dilakukan dan komputer siap untuk dinyalakan. Komputer dapat berjalan dengan baik dan komponen yang terpasang semua dapat bekerja dengan baik pula. Hal ini dapat dicapai karena kerjasama yang baik diantara anggota kelompok. Manusia tidak ada yang dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain sehingga dengan interaksi lah suatu pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih cepat,mudah, dan efisien.
Hal yang menarik dari kelompok ini adalah ada salah satu anggota kelompok yang tidak dapat bagian dalam perakitan komputer ini. Dikarenakan dia tidak memiliki tugas apa apa sehingga ia berinisiatif untuk membelikan makanan dan minuman bagi anggota kelompoknya. Ia tau bahwa dalam sebuah kelompok, setiap anggota kelompok harus memiliki tugasnya masing-masing .
Kesimpulan yang dapat diambil adalah ketika kita bekerja sama dalam sebuah tim akan mempermudah setiap pekerjaan yang ingin dilakukan dibanding dengan bekerja secara perseorangan. Tim akan membantu kita dan memberikan solusi jika kita mengalami kesulitan dalam mengerjakan suatu hal.

Komentar