KIAT- KIAT MENUMBUHKAN SEMANGAT BELAJAR


Nama : Julius Leonardo
Kelas : 4IA07
NPM: 53415631

KIAT-KIAT MENUMBUHKAN SEMANGAT BELAJAR

Pada penulisan kali ini, penulis akan membahas tentang apa saja yang di perlukan seperti kiat-kiat untuk menumbuhkan semangat belajar bagi siswa maupun mahasiswa. Penulisan ini merupakan opini dan hal-hal yang dilakukan oleh penulis sendiri atau bisa di sebut sebagai pengalaman dari penulis.
Sebelumnya, belajar adalah hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Belahar bukan hanya di sekolah, kampus, atau dirumah. Belajar dapat dilakukan dimanapun karena ilmu di dapat  bisa dari mana saja.
Belajar merupakan hal yang membosankan bagi penulis. Oleh karena itu diperlukan aktivitas-aktivitas lain di sela waktu belajar agar tubuh dan otak tidak terasa letih ketika belajar dan sesuatu yang dipelajari tersebut dapat lebih di pahami. Berikut adalah berapa kiat kiat yang dilakukan penulis untuk menumbuhkan semangat belajar.
Hal pertama yang dilakukan penulis adalah ketika belajar, lakukan kegiatan yang disukai di sela-sela waktu belajar. Maksudnya adalah membagi waktu antara belajar dan melakukan hal yang di senangi. Kedua kegiatan tersebut dilakukan secara bergantian dengan rumus “153015” selama satu jam. Maksudnya adalah kegiatan belajar yang dilakukan dalam waktu satu jam dibagi-bagi menjadi lima belas menit belajar, tiga puluh menit melakukan kegiatan lain, dan kemudian belajar kembali selama lima belas menit. Hal tersebut akan membuat otak kita memiliki waktu yang cukup untuk mengembalikan kesegaran nya dan menumbuhkan kembali semangat untuk belajar. Rumus tersebut dapat dilakukan secara kelipatan per jam nya. Dan penulis menyarankan sebaiknya maksimal melakukan belajar tersebut dua jam saja. Karena selebihnya kita tidak akan menurunkan daya ingat karena otak sudah kelelahan. Contoh kegiatan yang dilakukan oleh penulis adalah membuka smartphone untuk melihat media sosial ataupun bermain game dari smartphone tersebut. Dengan hal tersebut penulis merasa semangat kembali untuk melanjutkan kegiatan belajar.
Hal kedua yang dapat dijadikan metode bagi penulis supaya semangat belajar adalah menyiapkan cemilan-cemilan untuk menemani waktu belajar. Ketika belajar otak manusia tidak bisa untuk selalu fokus dalam waktu yang lama, oleh karena itu cemilan dapat meningkatkan “mood” seseorang dalam melanjutkan pelajaran. Pilihlah makanan yang ringan seperti snack berupa kripik dan lain nya agar proses makan itu sendiri tidak menghalangi waktu belajar. Pastikan makanan yang di pilih adalah makanan yang rendah gula dan garam karena zat tersebut dapat membuat kita menjadi mengantuk dan bukan meningkatkan semangat belajar melainkan membuat kita semakin bosan untuk belajar. Cobalah untuk mencari cemilan kesenangan agar mood dapat lebih terangkat ketika memakannya.
Yang selanjutnya di lakukan penulis adalah menyiapkan suasanya yang terbaik dan menenangkan untuk melakukan kegiatan belajar. Contohnya adalah ruangan yang sunyi, sejuk , dan memiliki pencahayaan yang cukup. Ketiga komponen tersebut dapat menciptakan suasana yang sangat nyaman untuk melakukan kegiatan belajar. Sunyi akan membuat otak kita lebih fokus dalam menyerap pelajaran karena tidak terganggu oleh pemikiran lain yang dapat di ciptakan oleh suara suara yang lain. Ruangan yang sejuk akan menciptakan suasana yang santai dan menurunkan tingkat stress saat belajar. Karena penulis sendiri tidak menyukai tempat yang panas karena akan mengganggu konsentrasi otak dalam menerima pelajaran. Selanjutnya adalah pencahayaan. Pencahayaan menjadi salah satu faktor penting untuk menumbuhkan semangat belajar. Pencahayaan yang remang-remang akan membuat mata kita cepat lelah sehingga membuat letih dalam belajar. Begitu juga kebalikannya. Jika pencahayaan yang kita gunakan terlalu terang maka akan membuat mata terasa tidak betah menatap lama-lama karena akan terasa silau. Dalam pencahayaan, selain untuk meningkatkan semangat belajar, juga dapat menjaga kesehatan tubuh kita terutama kesehatan pada mata.
Hal selanjutnya yan dapat di lakukan untuk meningkatkan semangat belajar adalah dengan menyetel musik kesukaan. Musik dapat membuat hati dan pikiran kita menjadi tenang dan dapat fokus dalam belajar. Musik dapat dipadukan dengan tempat yang sunyi sehingga tercipta suasanya yang lebih menenangkan hati. Hal ini disukai penulis karena musik dapat merangsang otak untuk dapat bekerja lebih maksimal.
Beberapa hal diatas adalah hal yang dapat menunjang pikiran untuk dapat lebih bersemangat dalam belajar. Hal diatas hanya dapat disebut sebagai “pembantu” dalam merangsang konsentrasi kita dalam belajar. Karena hal yang paling utama adalah dari diri sendiri dan keinginan pribadi. Oleh karena itu penulis juga akan mencoba menyebutkan beberapa hal yang berasal dari diri sendiri agar dapat menumbuhkan semangat dalam belajar.
Hal yang pertama adalah rasa “tanggung jawab “ terhadap diri sendiri. Kita mengerti apa kegunaan dari belajar. Belajar akan membuat kita memiliki ilmu pengetahuan yang lebih banyak baik dalam teori atau praktek. Sehingga ketika kita memiliki rasa tanggung jawab makan hal tersebut akan membuat kita memiliki beban untuk sukses. Selain itu juga tanggung jawab terhadap orang tua yang telah membiayai kita baik dalam belajar di sekolah, kursus, kuliah atau apapun itu. Ciptakan terlebih dahulu hati yang ingin belajar karena semua kegiatan yang dilakukan awalnya berasal dari niat kita sendiri.
Yang kedua adalah miliki cita-cita atau impian. Cita-cita akan membuat hidup kita lebih terarah dan tau apa tujuan kita untuk masa depan kita sendiri. Dengan memiliki cita-cita, maka kita akan memiliki kemauan untuk menggapai cita-cita tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan belajar. Contohnya jika ingin menjadi dokter maka kita harus belajar mengenai jenis obat-obatan, penanganan medis yang tepat dan sebagainya. Belajar akan membuka wawasan kita dalam menggapai cita cita yang di inginkan. Karena ilmu tidak akan banyak di dapat jika tidak dimulai dari belajar.
Hal terakhir adalah sadari diri sendiri akan kemampuan yang dimiliki. Kemampuan setiap manusia berbeda-beda sehingga komposisi dan porsi belajar yang dimiliki masing masing orang pun berbeda juga. Oleh karena itu kita tidak bisa berkeinginan untuk melakukan jenis belajar yang sama dengan orang lain. Tumbuhkan rasan semangat menurut versi kita sendiri karena dengan begitu, kita tidak akan memiliki beban dalam belajar
Beberapa poin yang penulis sertakan diatas hanya sebagai contoh yang dilakukan penulis dalam menumbuhkan semangat belajar. Sekali lagi semangat belajar datang dari niat diri sendiri terlebih dahulu. Beberapa hal diatas juga hanya sebagai penunjang bagi kita untuk mendapat suasana yang dapat membuat kita semangat belajar. Kesimpulannya yaitu “BELAJAR ADALAH KUNCI KESUKSESAN”

Komentar